Entri Populer

Senin, 26 November 2018

Dibalik Semua Kekecewaan


bingung postingan ini judulnya apa karena mau cerita ngalor ngidul. Diawali dengan kekecewaan besar karena menyandarkan harapan besar kepada manusia, melepaskan sebuah mutiara demi batu bata bahkan batu bata tersebut telah retak, menata hati kembali hijrah untuk kedua kalinya, mencoba menerima semua ketetapan Allah, menikmati apa yang dipunya.


Setahun hampir berlalu, tahun 2018 cepat sekali berlalu. Menyambut tahun 2019 dengan harapan lebih baik dari tahun ini. Tahun 2018 tidak seindah 2017 semua tampak berbalik arah. Kesibukan tiada henti,kehilangan seseorang, menyadari kesalahan sendiri betapa sesaknya, tapi tahun ini sangat istimewa dimana sya hijrah untuk kedua kalinya. Hijrah pertama saat saya SMA dengan sadar sendiri sya ingin berhijab. Hijab biasa dengan kadang pakaian ketat dan celana ketat. Tahun ini hijrah lagi dengan hijab lebih besar, tanpa celana panjang, dengan pakaian lebih longgar. Benar kata orang, seseorang datang kepada kita bisa membawa perubahan kearah lebih baik atau sebaliknya dengan menegcewakan kita atau membuat kita bahagia. Bagi saya seseorang ini datang dengan membawa kekecewaan besar dalam hidup saya bahkan saya berharap tidak pernah bertemu dengannya sebelumnya tetapi kecewa itu membawa saya hijrah ke arah lebih baik jadi saya tidak tau apakah bersyukur bertemu orang ini atau tidak. Tapi bertemu orang ini membuat saya paham seperti apa manusia itu dan seperti apa jika menyandarkan kehidupan qt kepada manusia.


Tahun 2018 ini tahun saya menyadari berbagai macam jenis manusia. Tapi sayangnya yang saya sadari jenis manusia yang buruk. Saya selalu positif kepada semua orang, baru tahun ini saya benar2 merasa ternyata manusia itu ada yang hitam. Tahun 2018 ini tahun penuh kekecewaan terhadap manusia, saya banyak menangis tahun ini karena manusia. Sampai2 saat ini saya tidak terlalu perduli kepada manusia lagi kecuali keluarga saya tentu saja. Keluarga adalah tempat terakhir, tempat ternyaman, teraman, terbahagia bagi saya. Disaat saya kecewa dengan manusia2 di luar sana, keluarga tempat saya kembali.


Beberapa bulan terakhir ini saya sering tidak masuk kerja, karena kecewa besar dan sakit yang mungkin dari kekecewaan tsb. Entah kenpa beberap bulan ini saya sering sakit adaaaa aja sakitnya. Ya sakit panas, sakit mata, dsb. Sebenarnya saya org yang sangat rajin bekerja kalau saya menikmati pekerjaan itu, tapi saat ini saya tidak menikmatinya sama sekali tidak. Terbesit pikiran untuk berhenti karena saya tidak ingin bertemu manusia2 itu, tapi saya bisa melaluinya dengan mengabaikan mereka. Ya pada akhirnya saya harus mengabaikan manusia2 itu, ternyata berhasil. Walau masih menyimpan kekecewaan tapi semua itu sudah berkurang. Ternyata benar dengan mengabaikan sesuatu yang menyebalkan kita, bisa membuat qt lebih bahagia.


Saran kedua, fokus akan target qt. Ya saat ini saya fokus dengan target satu ini yaituuuuu beli mobil dengan uang sendiriiii yeaaaayyyy....... Hampir terwujud, kurang sedikit lagi makanya saya lagi getol2nya ngerjain proyekan mantan bos hihihihi..... Mobil picanto bisa laahhh tapi pengen mazda 2 HB, impian bgt tu mobil. Ini sebenarnya berasal dari ujian ALLAH yaitu sakit mataaaaa. gegara debu yang masuk tanpa ijin ke mata akhirnya mata dua2nya bengkak. dan dokter bilang sebaiknya mengurangi naik motor. laaaahhh terus naik apa dooonnggg hik....hik....hik.... akhirnya kepikiranlah beli mobil kecil, second jg ga papa yg penting ni mata selamat.Ternyata benar fokus akan target qt bisa menghilangkan rasa kecewa qt. Semoga februari 2019 terwujud utk mazda 2 HB nyaaaa Aamiin ya Allah.


Saran ketiga, bersyukur dengan apa yang qt punya. Alhamdulillah saya masih punya ibu, kaka, keponakan yang waaaahhh Alhamdulillah sekali. MAsih punya rumah berteduh, punya usaha yg menghasilkan, punya ruko sendiri, makan 3x sehari, sehat walafiat, tubuh tidak kekurngan, masih bisa rekreasi. MasyaAllah, Allah benar2 baik sekali kepada sya. Saat kekecewaan saya memuncak bbrpa bulan lalu saya menangis menyalahkan kenapa ini terjadi kepada saya, tapi sekarang saya bersyukur amat sangat bersyukur semua yang saya miliki, Allah menunjukkan manusia2 itu sebenarnya, Alhamdulillah wa Syukurillah. MasyaALLAH, ALLAH tidak akan memeberikan qt ujian melainkan untuk menghindari qt dari kesesatan dan mengembalikan qt kepada ALLAH. Saat ini yang selalu saya doakan tidak lg hanya mslha yg sensitif itu tetapi memohon kepada ALLAH melindungi saya dari kesesatan selama didunia, melindungi saya dari siksa kubur, melidungi saya dari siksa api neraka. Karena ajal adalah kepastian.


Benarkan postingan ini ngalor ngidul entah kemana. ya itulah ringkasan kehidupan saya 1 tahun ini. Mencoba berdamai dengan ketetapan ALLAH. Ada yang sama kecewanya seperti saya??? well.....saat ini mungkin belum terlihat tapi suatu saat nanti kau akan menyadari mengapa Allah memberikan ketetapn seperti ini kepada kamu. Nikmati semuanya, sandarkan semua harapan hanya kepada ALLAH.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar